Memori Reformasi dalam Film Dokumenter “Mosi Tidak Percaya” (2019)

Aswan Zanynu

Abstract


Setelah dua dekade berlalu, kata “reformasi” kembali muncul dan digunakan menjadi nama sebuah unjuk rasa mahasiswa pada September 2019. Aksi Reformasi Dikorupsi yang terjadi di hampir semua kota besar di Indonesia ini, kemudian dikemas dalam bentuk film dokumenter berjudul “Mosi Tidak Percaya” (2019) dalam dua episode. Secara kasat mata, di lapangan aksi ini memiliki kemiripan dengan yang pernah terjadi di tahun 1998. Dengan menggunakan metode analisis framing dari Entman, penelitian ini bermaksud untuk menemukan memori reformasi yang dibingkai dalam konten film tersebut. Memori reformasi yang dimaksdu di sini adalah segala hal dalam konten film (audio maupun visual) yang merepresentasikan isu di tahun 1998 saat terjadi aksi mahasiswa yang menuntut adanya reformasi. Temuan menunjukkan bahwa memori ditampilkan secara tersirat dalam orasi, wawancara, dan tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa. Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah yang diposisikan sebagai penyebab turunnya mahasiswa ke jalan. Mereka digambarkan sebagai martir yang berjuang untuk Indonesia yang lebih demokratis. Relasi memori antara Aksi Reformasi Dikorupsi pada tahun 2019 dan gerakan Reformasi tahun 1998, dituturkan dengan pendekatan reflektif dalam film dokumenter ini. Di satu sisi, pendekatan tersebut berhasil memberi penekanan yang kuat pada Aksi Reformasi Dikorupsi agar tampak menjadi suatu peristiwa yang sangat penting. Namun di sisi lain, tidak adanya penuntun alur cerita (dalam bentuk narator atau teks) menyulitkan munculnya memori secara eksplisit dalam konten film. Dibutuhkan pengalaman dan pengetahun publik tentang isu Reformasi 1998, untuk dapat mengungkap simpul memori tersebut dengan Aksi Reformasi Dikorupsi tahun 2019 di film dokumenter ini.

Keywords


film dokumenter, memori media, reformasi

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36080/ag.v8i1.1027

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Avant Garde

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.