Konten Kisah Akun Instagram @perempuanberkisah Sebagai Ruang Bersuara Perempuan Korban Kekerasan Berbasis Gender Online

Sekar Diva Parasdya, Nuryanti Nuryanti, Mite Setiansah

Abstract


Violence against women is increasing every year. One type of Gender-Based Violence (KBG) against women that will become a concern in 2021 is Online Gender-Based Violence (KBGO). In the current era of digitalization, where everything can be done easily using the internet, violence against women is easy to find. Regulations that have been issued as a legal umbrella, actually make it difficult for women as victims and think that this problem occurs because of women's mistakes. Victims of sexual violence do not report it because in reality, sexuality is still considered a taboo subject. The Instagram account @perempuanberkisah through one of its contents, namely story content, exists as a forum for women victims of violence to share their experiences. The content provides space for women who cannot talk about their experiences in other forums. This study aims to analyze how female victims of KBGO tell about the violence they experienced through story content on the Instagram account @perempuanberkisah. This study uses a descriptive qualitative approach. The data collection technique was carried out using the content analysis method on the research object, namely the story content of the Instagram account @perempuanberkisah. The data analysis method used is content analysis by Philipp Mayring. The results of this study are that the Instagram account @perempuanberkisah provides a safe space for female victims and survivors of KBGO. Through story content, women victims and survivors of KBGO can talk about the violence they experienced without fear of being judged.

Full Text:

PDF

References


Andaru, I. P. N. (2021). Cyber Child Grooming sebagai Bentuk Kekerasan Berbasis Gender Online di Era Pandemi. Jurnal Wanita Dan Keluarga, 2(1), 41–51. https://doi.org/10.22146/jwk.2242

Anggreni, A., Indria Nora, F., & Sunita, J. (n.d.). Pemberdayaan Perempuan dan Perwujudan Perempuan Berliterasi Digital Melalui Platform Digital “Perempuan Berkisah.” In Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (Vol. 6, Issue 2). https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JLC

Anugerah, F. (2021). PENCURIAN DATA PRIBADI DI INTERNET DALAM PERSPEKTIF KRIMINOLOGI. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/jkh

Arianto, B. (2021). Media Sosial Sebagai Ruang Baru Kekerasan Berbasis Gender Online di Indonesia. PERSEPSI: Communication Journal, 4(2), 129–141. https://doi.org/10.30596%2Fpersepsi.v4i2.7628

Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2022. (2022). BAYANG-BAYANG STAGNANSI: DAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN BERBANDING PENINGKATAN JUMLAH, RAGAM DAN KOMPLEKSITAS KEKERASAN BERBASIS GENDER TERHADAP PEREMPUAN.

Christian, H., J. (2020). Sekstorsi: Kekerasan Berbasis Gender Online Dalam Paradigma Hukum Indonesia. Binamulia Hukum, 9(1), 83–92. https://doi.org/10.37893/jbh.v9i1.103

Elindawati, R. (2021). Perspektif Feminis dalam Kasus Perempuan sebagai Korban Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi. Jurnal Kajian Perempuan, Gender Dan Agama, 15(2), 2021. https://doi.org/10.46339/al-wardah.xx.xxx

Eriyanto. (2011). Pengantar Metodologi Untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Prenadamedia Group.

Febriani, E. V., & Wibowo, A. (2022). UPAYA PERLINDUNGAN HUKUM OLEH KOMNAS PEREMPUAN TERHADAP KORBAN KEJAHATAN SEKSTORSI DI DUNIA MAYA. https://tirto.id/kasus-brigpol-ds-pentingnya-mewaspadai-bahaya-sekstorsi-ddgR,

Hardjo, S., & Novita, E. (2015). HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA KORBAN SEXUAL ABUSE. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 7(1)

Husna, N. (2014). KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI PEKERJA MIGRAN.

Juditha, C. (2022). Kekerasan Berbasis Gender Online di Masa Pandemi: Eksploitasi Seks Daring pada Remaja di Kota Manado Online Gender-Based Violence in A Pandemic: Online Sex Exploitation on Adolescent in Manado City. In Jurnal_Pekommas_Vol._7_No (Vol. 1).

Khoiroh, A. (2021). Bimbingan dan Konseling Keagamaan Bagi Wanita Korban Kekerasan Seksual. Dakwatuna: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 7(1), 116–134.

Musyaffa, R. A., & Effendi, S. (2022). KEKERASAN BERBASIS GENDER ONLINE DALAM INTERAKSI DI MEDIA SOSIAL. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Komunikasi, 19(2), 85–96.

Novianty, L., & Sriati, A. (2015). Analisis Dukungan Psikososial yang dibutuhkan Keluarga dengan Anak yang mengalami Kekerasan Seksual (Vol. 3).

Pelecehan Online terhadap Perempuan Mendorong Mereka Keluar dari Medsos. (2020, October 6). Tempo.Co.

Permana, F. C. (2022). Pertanggungjawaban Pidana Pelaku “Sekstorsi” dalam Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Jurist-Diction, 5(3), 883–898. https://doi.org/10.20473/jd.v5i3.35776

Phitaloka, M., & Purwaningtyas, F. (n.d.). Indonesian Women’s Activism in Instagram.

Purwanti, A. (2020). KEKERASAN BERBASIS GENDER.

Rahayu, A., & Sulistyanta. (2022). PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KORBAN TINDAK PIDANA MALICIOUS DISTRIBUTION (ANCAMAN PENYEBARAN) KONTEN PORNOGRAFI DI INDONESIA. Recidive, 11(1), 56–68.

Richard West, & Lynn H. Turner. (2007). Pengaantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi. Penerbit Salemba Humanika.

Rini. (2020). Dampak Psikologis Jangka Panjang Kekerasan Seksual Anak (Komparasi Faktor: Pelaku, Tipe, Cara, Keterbukaan Dan Dukungan Sosial). Jurnal IKRA-ITH Humaniora, 4(3), 156–167.

Rusyidi, B. (2018). PERAN PEKERJA SOSIAL DALAM PENANGANAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK. Sosio Informa, 4(1). https://doi.org/10.33007/inf.v4i1.1416

Sembiring, L. A., & Simon, S. (2022). Kontribusi Pengajar Pendidikan Agama Kristen Dalam Membantu Pemulihan Traumatis Korban Pelecahan Seksual. Jurnal Shanan, 6(1), 25–44.

Stephani, N., & Sarwono, B. (2020). Pembungkaman Perempuan Pekerja Seni Korban Kekerasan Seksual di Media Sosial Studi Muted Group Theory pada Unggahan Instagram Stories Penyanyi Dangdut Via Vallen (@viavallen). WIDYAKALA: JOURNAL OF PEMBANGUNAN JAYA UNIVERSITY, 7(2), 88. https://doi.org/10.36262/widyakala.v7i2.325

Wulandari, E. P., & Krisnani, H. (2020). KECENDERUNGAN MENYALAHKAN KORBAN (VICTIM-BLAMING) DALAM KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI DAMPAK KEKELIRUAN ATRIBUSI. Share : Social Work Journal, 10(2), 187–197. https://doi.org/10.24198/share.v10i2.31408

Wuryaningsih, T., Baharudin, N., & Mutahir, A. (2017). Advokasi Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (Studi Kasus di Kabupaten Banyumas). http://www.komnasperempuan.go.id/lembar-fakta-catatan-tahunan-catahu-2016-7-maret-2016

Zikra, E. (2022). Penegakan dan Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kejahatan Seksual Maupun Pemerasan Pada Aplikasi Online Dating. 8(1), 201–218. https://doi.org/10.59999/v8i1.1070




DOI: http://dx.doi.org/10.36080/ag.v11i1.2303

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Avant Garde

Creative Commons License
This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Visit to our university official website: www.budiluhur.ac.id