Konstruksi Identitas Masyarakat Dayak Melalui Budaya Baroah Dalam Membangun Citra Desa Sompak di Kabupaten Landak

Sonia Glory Desinta, Rini Darmastuti

Abstract


Salah satu kekayaan budaya Indonesia adalah budaya Baroah yang dimiliki oleh suku Dayak Kanayatn khususnya, khususnya di desa Sompak. Ucapan syukur dan penghormatan kepada sang Maha Pencipta merupakan ekspresi dari budaya Baroah yang dilakukan secara turun menurun. Ekspresi dari setiap budaya, mengkonstruksi identitas suatu masyarakat yang mempengaruhi persepsi orang lain terhadap masyarakat dan daerah dimana mereka berada, dan berdampak pada citra daerah tersebut. Berdasarkan pemikiran ini, yang menjadi tujuan dari tulisan ini adalah mengkonstruksi identitas diri masyarakat desa Sompak melalui budaya Baroah, sebagai strategi membangun citra kabupaten Landak. Tulisan ini didasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan Etnografi, serta wawancara mendalam dan observasi kepada ketua dewan adat dayak kecamatan Sompak, ketua dewan adat desa Sompak dan ketua petani desa Sompak. Hasil dari penelitian ini adalah a). Budaya Baroah adalah ucapan syukur kepada Jubata atas hasil panen padi, kesehatan dan terhindar dari bencana serta didalamnya ada suatu ritual Nyangahatn yang mengandung doa-doa dan mengajarkan kita harus menghormati adat, tradisi dan terutama Jubata, karena semua yang dimiliki manusia berasal dari Tuhan. b). Identitas Masyarakat desa Sompak membentuk citra sebagai masyarakat yang berpegang teguh pada adat istiadat.

Keywords


Konstruksi identitas, budaya Baroah, Masyarakat Dayak , Citra, Kabupaten Landak

Full Text:

PDF

References


Buku:

Alma, Buchori. 2008. Manajemen Pemasaran dan pemasaran Jasa. Bandung : Alfabeta

Ardianto, Soleh Soemirat., dan Elvinaro. 2004. Dasar-dasar Public Relations. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Assael, Hendry. (1992). Consumer Behavior an Marketing Action. Fourth Edition. New

York: Kent Publishing Company

Jalaludin Rahmat. 1999. Psikologi Komunikasi. Bandung : Remaja Rosdakarya

Jefkins, Frank. 2003. Public Relations. Edisi kelima. Jakarta : PT G;obal Aksara Pratama.

Kotler, Philip. (2007). Manajemen Pemasaran. Jilid 1. Edisi Kedua belas. Alih bahasa

oleh Benyamin Molan. Jakarta: PT. Indeks.

Littlejohn, Stephen W & Karen A. Foss. 2009. Teori Komunikasi, edisi 9. Jakarta: Salemba Humanika

Purwasito,A.(2003).Komunikasi Multikultural.Cetakan pertama.

Samovar, Larry.A., Richard E.Porter & Edwin R. McDaniel. 2007. Communication between Cultures 6th Edition,Thomson and Wadsworth Publishing Company, Belmont

California.

Tubbs, Stewart L dan Moss, Sylvia. 1999. Human Communication.

Jurnal:

Darmastuti, R., Bajari, A., Martodirdjo, H. S., & Maryani, E. (2016). Gethok Tular, Pola Komunikasi Gerakan Sosial Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Samin di Sukolilo. Jurnal ASPIKOM, 3(1), 104. https://doi.org/10.24329/aspikom.v3i1.103

Kumbara, A. A. N. A. (2008). KONSTRUKSI IDENTITAS ORANG SASAK DI LOMBOK TIMUR , NUSA TENGGARA BARAT. 20(3), 315–326.

Lagu, M. (2016). Komunikasi Antarbudaya Di Kalangan Mahasiswa Etnik Papua dan Etnik Manado Di Universitas Sam Ratulangi Manado. E- Journal “Acta Diurna,” V(3), 1–10.

Mahalli, Z. (2016). Studi Dampak Tayangan Televisi Terhadap Perkembangan Perilaku Sosial Anak. 21–34.

Manab, A. (2008). Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif.

Ngare, F. (2014). Studi Komunikasi Budaya Tentang Upacara Ritual Congko Lokap Dan Komunikasi Dalam Pengembangan Pariwisata Daerah Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal J-Ika, 1(1), 1–11. Retrieved from http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jika/article/view/230

Nugrahani, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. 305.

Priskila, H. (2010). Tradisi Naik Dango Suku Dayak Kanayatn. Skripsi.

Simbolon, D. (2012). MEMAHAMI KOMUNIKASI BEDA BUDAYA ANTARA SUKU BATAK TOBA DENGAN SUKU JAWA DI KOTA SEMARANG. Экономика Региона, 10(9), 32.

Tamburian, H. . D. (2018). Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Dayak Dalam Menjaga Kerukunan Hidup Umat Beragama. Jurnal Komunikasi, 10(1), 77. https://doi.org/10.24912/jk.v10i1.1220




DOI: http://dx.doi.org/10.36080/ag.v7i2.927

Refbacks

  • There are currently no refbacks.